PROPOSAL
PEMBENTUKAN UNIT KEGIATAN MAHASISWA
SAHABAT PUSTAKA
Di Susun Oleh
Oleh Time Persiapan Pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa
Sahabat Pustaka
TIME PERSIAPAN
PEMBENTUKAN
UNIT KEGIATAN MAHASISWA
SAHABAT PUSTAKA
UNIVERSITAS TRIBUWHANA TUNGGADEWI MALANG
JL. Telaga Warna Tlogomas Malang
Nomor
: 001./B./PAN-UKM/III/2016
Lampiran : 1
(satu) Rangkap
Perihal : PERMOHONAN
Kepada Yth,
Bapak Rektor Unitri Frof. Dr. Ir. Wani Hadi Utomo
Di_
Tempat
Assalamu’Alaikum Wr. Wb.
Dengan hormat,
Universitas
Tribuwhana Tunggadewi malang sebagai
sebuah institusi pendidikan tinggi mempunyai 3 (tiga) fungsi pokok yaitu
sebagai lembaga pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Seiring
berkembangnya Universitas Tribuwhana Tunggadewi sebagai institusi pendidikan
tinggi dengan paradigma baru Research University dan keniscayaan peningkatan
kualitas mutu pendidikan Universitas Tribuwhana Tunggadewi maka dibutuhkan banyak
pengkondisian diberbagai sektor pendidikan Universitas Tribuwhana
Tunggadewi
salah satunya.
Oleh Karenanya kami Time Persiapan Pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa Sahabat Pustaka. Memandang Perlu mengajukan Proposal ini
utuk Mendeglarasikan UKM ini sebagai
Wahan bagi Seluruh Mahasiwa yang memilik potensi dalam bidang Penaaran, dan
penelitian secara ilmiah.
Demikian proposal ini, atas dukungan dan kerjasama Bapak
dihaturkan banyak terima kasih.
Wassalamu’Alaikum Wr. Wb.
Malang , 31 Maret 2016
|
|
Time Persiapan
Pembentukan
Unit Kegiatan Mahasiswa Sahabat Pustaka
|
|
|
Kresensia Egi
Buga
Ketua Pelaksana
|
Mengetahui,
|
Melania Yuni
Sekretaris
|
|
|
M. JALALI
Time Formature
|
|
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Generasi muda adalah generasi dengan
penuh potensi dan daya kreasi untuk dikembangkan baik mental, intelektual dan
spiritual. Dimasa depan generasi muda di harapkan mampu meneruskan perjuangan
hidup dan mencapaikesuksesan untuk dirinya sendiri, masyarakat bahkan bagi
bangsa dan Negara. Mengacu pada pandangan tersebut, maka dibutuhkan generasi
muda yang berwawasan luas, berkompetensi, berani dan penuh dengan ide segar
demi pembaharuan yang lebih baik.
Di era globalisasi sekarang ini,
perkembangan teknologi semakin pesat. Informasi dalam berbagai aspek kehidupan
manusia tersebar luas dan mudah di dapatkan. Dan semuanya itu akan berdampak
pada 2 kemungkinan, yakni dampak positif dan negative untuk generasi muda saat
ini. Kemampuan menyaring informasi secara tepat dan tanggung jawab sangat di
butuhkan demi pertumbuhan generasi muda yang positif.
Masa muda ialah masa yang harus
dilewati oleh setiap orang. Namun, sebagian dari kita ada yang menikmatinya dan
tidak sedikit pula dari kita yang tertatih – tatih untuk melewatinya. Tak
jarang generasi muda sekarang ini salah jalan, melakukan hal-hal ataupun
kegiatan yang tidak bermanfaat dan berguna, seperti kebiasaan berfoya-foya,
nongkrong tidak jelas,
Oleh
karena itu, berangkat dari kenyataan tersebut, Time Persiapan pembentukan Unit Kegiatn Mahasiswa Sahabat Pustaka
UNITRI Bermaksud memberikan Wahana bagi seluruh mahasiswa Dan merasa perlu mengadakan suatu kegiatan yang
dapat menampung, menyalurkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang
dimiliki.Selain itu juga diharapkan bisa meningkatkan rasa solidaritas diantara
mahasiswa. Adapun rencana kegiatan yang akan dilakukan yaitu memebentuk suatu
wadah penampung dan pengembang dari minat dan bakat mahasiswa dengan
membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa.
B.
PERSIAPAN PEMBENTUKA UKM SAHABAT PUSTAKA
Akhir Februari 2016 mulai di lakukan pembicaraan
informasi antara staf pengajar Mata kuliah PEMBANGUNAN KELEMBAGAAN yang di ampu
oleh Ibu RR Merry Cornelia Spd,. MAP. dan kelompok kelas yag terdiri dari 5
orang diantaranya adalah:
1.
M Jalali
2.
Kresensia Egi Buga
3.
Mellania Yuni
4.
Muda’i
5.
Yohanes Guido Jun
Tepat Pada tanggal 17 maret 2016 tepatnya pada pertemuan Ketiga akhirnya
disepakatati oleh dosen Pemangku dan Time Pendiri untuk Mendirikan Unit
Kegiatan Mahasiswa dengan Nama Sahabat Pustaka Yang Berbasis Penalaran
Penelitian Ilmiyah. Dengan demikin ditetapkanya organisasi ini sebagai
organisasi non Tutorial yang mempunyai sasaran semua Mahasiswa dari semua
jurusan dan dari semua konsen.
C.
TIME PERSIAPAN PEMBENTUKAN
UKM SAHABAT PUSTAKA ,SEMENTARA
Ø Nama Organisasi: UKM SAHABAT PUSTAKA
Ø Time penyusun Sementara
1.
Roro Merry (Dosen Pengampu)
2.
M Jalali
3.
Kresensia Egi Buga
4.
Mellania Yuni
5.
Muda’i
6.
Herry Yanto meha
BAB II
KAJIAN TEORI
A. DASAR PEMIKIRAN
Membaca merupakan keterampilan yang
sangat penting untuk dikuasai oleh setiap individu. Tarigan (2008: 7), membaca
adalah proses yang dilakukan serta digunakan oleh pembaca untuk memperoleh
pesan, yang hendak disampaikan oleh penulis melalui bahasa tulis. Somadyo
(2011: 1), membaca merupakan kegiatan interaktif untuk memetik dan memahami
makna yang terkandung dalam bahan tertulis. Lebih lanjut, dikatakan bahwa
membaca merupakan proses yang dilakukan dan digunakan oleh pembaca untuk
memperoleh pesan yang disampaikan oleh penulis.
Nuriadi (2008:
29), membaca adalah proses yang melibatkan aktivitas fisik dan mental. Salah
satu aktivitas fisik dalam membaca adalah saat pembaca menggerakkan mata
sepanjang baris-baris tulisan dalam sebuah teks bacaan. Membaca melibatkan
aktivitas mental yang dapat menjamin pemerolehan pemahaman menjadi maksimal.
Membaca bukan hanya sekadar menggerakkan bola mata dari margin kiri ke kanan
tetapi jauh dari itu, yakni aktivitas berpikir untuk memahami tulisan demi
tulisan.
Rahim (2008: 2), membaca adalah aktivitas rumit yang
melibatkan aktivitas visual, berpikir, psikolinguistik, dan metakognitif.
Subyantoro (2011: 9), membaca merupakan keterampilan yang lambat laun akan
menjadi perilaku keseharian seseorang. Pembaca memiliki sikap tertentu, pada
awal sebelum keterampilan membaca ini terbentuk. Berdasarkan pengertian membaca
yang dipaparkan di atas, penulis sependapat dengan Tarigan, bahwa membaca
merupakan proses yang dilakukan serta digunakan oleh pembaca untuk memperoleh
pesan yang hendak disampaikan penulis melalui bahasa tulis. Dengan membaca,
pembaca memperoleh banyak manfaat. Manfaat tersebut, yaitu dapat memperluas
pengetahuannya dan menggali pesan pesan tertulis yang terdapat dalam bahan
bacaan.
Sebagai
makhluk hidup yang paling mulia, manusia dikaruniai kemampuan untuk mengetahui
diri dan alam sekitarnya. Melalui pengetahuan, manusia dapat mengatasi kendala
dan kebutuhan demi kelangsungan hidupnya. Karenanya tidak salah jika Tuhan
menyatakan manusialah yang memiliki peran sebagai wakil Tuhan di bumi, melalui
penciptaan kebudayaan.
Proses
penciptaaan kebudayaan dan pengetahuan yang didapatkan oleh manusia di mulai
dari sebuah proses yang paling dasar, yakni kemampuan manusia untuk berfikir.
Meskipun sebenarnya hewan memiliki kemampuan yang sama dengan manusia dalam hal
berfikir, tetapi makhluk yang terakhir hanya dapat berfikir dengan kemampuan
terbatas pada instink dan demi kelangsungan hidupnya. Berbeda dengan hewan,
manusia dapat kesadaran manusia dalam proses berfikir melampaui diri dan
kelangsungan hidupnya, bahkan hingga menghadirkan kebudayaan dan peradaban yang
menakjubkan. Sesuatu yang nyata-nyata tidak dapat dilakukan oleh makhluk Tuhan
yang lain.
Menghadapi
semua persoalan-persoalan sebelumnya yakni kebenaran mutlak, tidak ada
cara lain agar kita dapat yakin pada pengetahuan kita bahwa ia memiliki nilai
objektif maka dibutuhkan suatu landasan yang kokoh yaitu sebuah landasan atau
kriteria penilaian serta kerangka berpikir yang tepat, dan bagaimana
gagasan-gagasan yang non empiris bisa hadir pada benak , maka dibutuhkan sebuah
klarifikasi dan pelacakan akan fenomena tersebut.
Bila
demikian adanya, lantas apa landasan kerangka berfikir itu-yang mana
kebenarannya menjadi harus dan mesti!! memang sebagian para pemikir dan teolog
menganggap bahwa kegagalan dalam menjawab persoalan-persoalan non materi,
seperti gagasan tentang adanya, angka di-mensi, superman malaika,
Tuhan, dan gagasan-gagasan abstrak semacamnya tidaklah berpengaruh dan
berarti apa-apa sehingga tidaklah mesti dipikirkan. Sebab hal-hal
tersebut tidaklah berkaitan dengan persoalan-persoalan teologis kecuali hanya
berlaku pada kasus-kasus filosofis dan ilmiah saja, ini karena mereka meyakini
bahwa landasan dari teologi(agama) adalah yakin lebih dahulu, sementara dalam
filsafat dan ilmiah dimulai dengan keraguan dan pertanyaan, kemudian dimulai
dan baru dapat diyakini.
B.
VISI MISI UKM SAHABAT PUSTAKA
Ø VISI
Menjadikan Sahabat
Pustaka sebagai UKM Penalaran yang Kreatif dan Kompetitif dalam membangun
Budaya ilmiyah melalui Diskusi Dan pestasi penulisan karya Ilmiah
Ø MISI
§ Memfasilitasi Mahasiswa Untuk meningkatkan Daya Kritis,
kreatif, dan inovatif
§ Menumbuh kembangkan jiwa loyalitas Dan kebersamaan
Anggota
§ Penguatan program pelatihan dan pendampinga Kepenulisan
§ Meningkatkan Prestasi dalam Kompetensi ilmiah
§ Meningkatkan Media Informasi, hubungan Dan Kerjasama
ditatataran Internal dan Eksternal
C.
TUJUAN UKM SAHABAT PUSTAKA
Unit kegiatan ini dimaksudkan untuk mengembangkan dan
mengelola potensi Mahasiswa demi Kemajuan Kampus Universitas Tribuwhana
Tunggadewi malang. Dengan tujuan sebagai berikut;
§ Terciptanya Kreatifitas mahasiswa dalam upaya
Pengembangan SDA
§ Terciptanya Budaya Lingungan Akademis Dilingkungan Kampus
§ Terciptanya pola Hubungan Antara Lenbaga Mahasiswa Yang
berbasis Penalaran dan Keilmuan
D.
KEBIJAKAN UKM SAHABAT PUSTAKA
§ Pemberdayaan Dosen Senior sebagai pengembang kelompok
peneliti
§ Pengembangan Pusat pusat penelitian Bertaraf
internasional Berbasis Kearifan Loka
§ Meningkatkan Kerja Sama Penelitian dengan lembaga Lembaga
Internasional
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
B.
LAMPIRAN