Senin, 04 April 2016

PROPOSAL PEMBENTUKAN UKM SAHABAT PUSTAKA



PROPOSAL
PEMBENTUKAN UNIT KEGIATAN MAHASISWA
SAHABAT PUSTAKA



                                                                                                                  







Di Susun Oleh
Oleh Time Persiapan Pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa
Sahabat Pustaka


















TIME PERSIAPAN
PEMBENTUKAN UNIT KEGIATAN MAHASISWA
SAHABAT PUSTAKA
UNIVERSITAS TRIBUWHANA TUNGGADEWI MALANG
JL. Telaga Warna Tlogomas Malang

Nomor            :   001./B./PAN-UKM/III/2016
Lampiran        :    1 (satu) Rangkap
Perihal           :    PERMOHONAN

Kepada Yth,
Bapak Rektor Unitri Frof. Dr. Ir. Wani Hadi Utomo
Di_
Tempat
Assalamu’Alaikum Wr. Wb.
Dengan hormat,
Universitas Tribuwhana Tunggadewi malang sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi mempunyai 3 (tiga) fungsi pokok yaitu sebagai lembaga pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Seiring berkembangnya Universitas Tribuwhana Tunggadewi sebagai institusi pendidikan tinggi dengan paradigma baru Research University dan keniscayaan peningkatan kualitas mutu pendidikan Universitas Tribuwhana Tunggadewi maka dibutuhkan banyak pengkondisian diberbagai sektor pendidikan Universitas Tribuwhana Tunggadewi salah satunya.
Oleh Karenanya kami Time Persiapan Pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa Sahabat Pustaka. Memandang Perlu mengajukan Proposal ini utuk  Mendeglarasikan UKM ini sebagai Wahan bagi Seluruh Mahasiwa yang memilik potensi dalam bidang Penaaran, dan penelitian secara ilmiah.
Demikian proposal ini, atas dukungan dan kerjasama Bapak dihaturkan banyak terima kasih.
Wassalamu’Alaikum Wr. Wb.
Malang , 31 Maret 2016

Time Persiapan
Pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa Sahabat Pustaka

Kresensia Egi Buga
Ketua Pelaksana


Mengetahui,

Melania Yuni
Sekretaris


M. JALALI
Time Formature

BAB I
PENDAHULUAN

A.     LATAR BELAKANG
Generasi muda adalah generasi dengan penuh potensi dan daya kreasi untuk dikembangkan baik mental, intelektual dan spiritual. Dimasa depan generasi muda di harapkan mampu meneruskan perjuangan hidup dan mencapaikesuksesan untuk dirinya sendiri, masyarakat bahkan bagi bangsa dan Negara. Mengacu pada pandangan tersebut, maka dibutuhkan generasi muda yang berwawasan luas, berkompetensi, berani dan penuh dengan ide segar demi pembaharuan yang lebih baik.
Di era globalisasi sekarang ini, perkembangan teknologi semakin pesat. Informasi dalam berbagai aspek kehidupan manusia tersebar luas dan mudah di dapatkan. Dan semuanya itu akan berdampak pada 2 kemungkinan, yakni dampak positif dan negative untuk generasi muda saat ini. Kemampuan menyaring informasi secara tepat dan tanggung jawab sangat di butuhkan demi pertumbuhan generasi muda yang positif.
Masa muda ialah masa yang harus dilewati oleh setiap orang. Namun, sebagian dari kita ada yang menikmatinya dan tidak sedikit pula dari kita yang tertatih – tatih untuk melewatinya. Tak jarang generasi muda sekarang ini salah jalan, melakukan hal-hal ataupun kegiatan yang tidak bermanfaat dan berguna, seperti kebiasaan berfoya-foya, nongkrong tidak jelas,
Oleh karena itu, berangkat dari kenyataan tersebut, Time Persiapan pembentukan Unit Kegiatn Mahasiswa Sahabat Pustaka UNITRI Bermaksud memberikan Wahana bagi seluruh mahasiswa Dan  merasa perlu mengadakan suatu kegiatan yang dapat menampung, menyalurkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang dimiliki.Selain itu juga diharapkan bisa meningkatkan rasa solidaritas diantara mahasiswa. Adapun rencana kegiatan yang akan dilakukan yaitu memebentuk suatu wadah penampung dan pengembang dari minat dan bakat mahasiswa  dengan membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa.

B.     PERSIAPAN PEMBENTUKA UKM SAHABAT PUSTAKA
Akhir Februari 2016 mulai di lakukan pembicaraan informasi antara staf pengajar Mata kuliah PEMBANGUNAN KELEMBAGAAN yang di ampu oleh Ibu RR Merry Cornelia Spd,. MAP. dan kelompok kelas yag terdiri dari 5 orang diantaranya adalah:
1.       M Jalali
2.       Kresensia Egi Buga
3.       Mellania Yuni
4.       Muda’i
5.       Yohanes Guido Jun
Tepat Pada tanggal 17 maret 2016 tepatnya pada pertemuan Ketiga akhirnya disepakatati oleh dosen Pemangku dan Time Pendiri untuk Mendirikan Unit Kegiatan Mahasiswa dengan Nama Sahabat Pustaka Yang Berbasis Penalaran Penelitian Ilmiyah. Dengan demikin ditetapkanya organisasi ini sebagai organisasi non Tutorial yang mempunyai sasaran semua Mahasiswa dari semua jurusan dan dari semua konsen.

C.     TIME PERSIAPAN PEMBENTUKAN UKM SAHABAT PUSTAKA ,SEMENTARA
Ø  Nama Organisasi: UKM SAHABAT PUSTAKA
Ø  Time penyusun Sementara
1.       Roro Merry  (Dosen Pengampu)
2.       M Jalali
3.       Kresensia Egi Buga
4.       Mellania Yuni
5.       Muda’i
6.       Herry Yanto meha




BAB II
KAJIAN TEORI
A.     DASAR PEMIKIRAN

Membaca merupakan keterampilan yang sangat penting untuk dikuasai oleh setiap individu. Tarigan (2008: 7), membaca adalah proses yang dilakukan serta digunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan, yang hendak disampaikan oleh penulis melalui bahasa tulis. Somadyo (2011: 1), membaca merupakan kegiatan interaktif untuk memetik dan memahami makna yang terkandung dalam bahan tertulis. Lebih lanjut, dikatakan bahwa membaca merupakan proses yang dilakukan dan digunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang disampaikan oleh penulis.
Nuriadi (2008: 29), membaca adalah proses yang melibatkan aktivitas fisik dan mental. Salah satu aktivitas fisik dalam membaca adalah saat pembaca menggerakkan mata sepanjang baris-baris tulisan dalam sebuah teks bacaan. Membaca melibatkan aktivitas mental yang dapat menjamin pemerolehan pemahaman menjadi maksimal. Membaca bukan hanya sekadar menggerakkan bola mata dari margin kiri ke kanan tetapi jauh dari itu, yakni aktivitas berpikir untuk memahami tulisan demi tulisan.
Rahim  (2008: 2), membaca adalah aktivitas rumit yang melibatkan aktivitas visual, berpikir, psikolinguistik, dan metakognitif. Subyantoro (2011: 9), membaca merupakan keterampilan yang lambat laun akan menjadi perilaku keseharian seseorang. Pembaca memiliki sikap tertentu, pada awal sebelum keterampilan membaca ini terbentuk. Berdasarkan pengertian membaca yang dipaparkan di atas, penulis sependapat dengan Tarigan, bahwa membaca merupakan proses yang dilakukan serta digunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan penulis melalui bahasa tulis. Dengan membaca, pembaca memperoleh banyak manfaat. Manfaat tersebut, yaitu dapat memperluas pengetahuannya dan menggali pesan pesan tertulis yang terdapat dalam bahan bacaan.

Sebagai makhluk hidup yang paling mulia, manusia dikaruniai kemampuan untuk mengetahui diri dan alam sekitarnya. Melalui pengetahuan, manusia dapat mengatasi kendala dan kebutuhan demi kelangsungan hidupnya. Karenanya tidak salah jika Tuhan menyatakan manusialah yang memiliki peran sebagai wakil Tuhan di bumi, melalui penciptaan kebudayaan.
Proses penciptaaan kebudayaan dan pengetahuan yang didapatkan oleh manusia di mulai dari sebuah proses yang paling dasar, yakni kemampuan manusia untuk berfikir. Meskipun sebenarnya hewan memiliki kemampuan yang sama dengan manusia dalam hal berfikir, tetapi makhluk yang terakhir hanya dapat berfikir dengan kemampuan terbatas pada instink dan demi kelangsungan hidupnya. Berbeda dengan hewan, manusia dapat kesadaran manusia dalam proses berfikir melampaui diri dan kelangsungan hidupnya, bahkan hingga menghadirkan kebudayaan dan peradaban yang menakjubkan. Sesuatu yang nyata-nyata tidak dapat dilakukan oleh makhluk Tuhan yang lain.
Menghadapi semua persoalan-persoalan sebelumnya yakni kebenaran mutlak,  tidak ada cara lain agar kita dapat yakin pada pengetahuan kita bahwa ia memiliki nilai objektif maka dibutuhkan suatu landasan yang kokoh yaitu sebuah landasan atau kriteria penilaian serta kerangka berpikir yang tepat, dan bagaimana gagasan-gagasan yang non empiris bisa hadir pada benak , maka dibutuhkan sebuah klarifikasi dan pelacakan akan fenomena tersebut.
Bila demikian adanya, lantas apa landasan kerangka berfikir itu-yang mana kebenarannya menjadi harus dan mesti!! memang sebagian para pemikir dan teolog menganggap bahwa kegagalan dalam menjawab persoalan-persoalan non materi, seperti gagasan tentang adanya, angka di-mensi, superman malaika,  Tuhan,  dan gagasan-gagasan abstrak semacamnya tidaklah berpengaruh dan berarti apa-apa sehingga tidaklah mesti dipikirkan.  Sebab hal-hal tersebut tidaklah berkaitan dengan persoalan-persoalan teologis kecuali hanya berlaku pada kasus-kasus filosofis dan ilmiah saja, ini karena mereka meyakini bahwa landasan dari teologi(agama) adalah yakin lebih dahulu, sementara dalam filsafat dan ilmiah dimulai dengan keraguan dan pertanyaan, kemudian dimulai dan baru dapat diyakini.
B.     VISI MISI UKM SAHABAT PUSTAKA
Ø  VISI
Menjadikan Sahabat Pustaka sebagai UKM Penalaran yang Kreatif dan Kompetitif dalam membangun Budaya ilmiyah melalui Diskusi Dan pestasi penulisan karya Ilmiah
Ø  MISI
§  Memfasilitasi Mahasiswa Untuk meningkatkan Daya Kritis, kreatif, dan inovatif
§  Menumbuh kembangkan jiwa loyalitas Dan kebersamaan Anggota
§  Penguatan program pelatihan dan pendampinga Kepenulisan
§  Meningkatkan Prestasi dalam  Kompetensi ilmiah
§  Meningkatkan Media Informasi, hubungan Dan Kerjasama ditatataran Internal dan Eksternal
C.     TUJUAN UKM SAHABAT PUSTAKA
Unit kegiatan ini dimaksudkan untuk mengembangkan dan mengelola potensi Mahasiswa demi Kemajuan Kampus Universitas Tribuwhana Tunggadewi malang. Dengan tujuan sebagai berikut;
§  Terciptanya Kreatifitas mahasiswa dalam upaya Pengembangan SDA
§  Terciptanya Budaya Lingungan Akademis Dilingkungan Kampus
§  Terciptanya pola Hubungan Antara Lenbaga Mahasiswa Yang berbasis Penalaran dan Keilmuan
D.     KEBIJAKAN UKM SAHABAT PUSTAKA
§  Pemberdayaan Dosen Senior sebagai pengembang kelompok peneliti
§  Pengembangan Pusat pusat penelitian Bertaraf internasional Berbasis Kearifan Loka
§  Meningkatkan Kerja Sama Penelitian dengan lembaga Lembaga Internasional
BAB III
PENUTUP
A.     KESIMPULAN






B.     LAMPIRAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar